Text
Sunnah sedirham surga
Betapa sering kita bersemangat akan hal-hal besar dalam cita untuk memperjuangkan agama, lalu lalai bahwa Rasulullah ¿ adalah teladan dalam tiap detak dan semua laku, pun juga yang sekecil-kecilnya. Pada zaman di mana banyak ‘amal besar dikecilkan oleh niat yang tak menyurga; betapa penting bagi kita mentarbiyah niat dalam ‘amal-‘amal kecil yang luput dilirik manusia, tapi berpeluang menjadi tinggi nilai bersebab niatnya. Adalah Imam Abu Dawud, penulis Kitab Sunan berada di atas perahu penyeberangan di Sungai Dajlah. Tiba-tiba, beliau mendengar orang bersin di tepian dan membaca “Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah.” Maka Imam Abu Dawud menyerahkan uang 1 dirham pada si tukang perahu agar mau mendekatkan sampannya sejenak ke tepian, sehingga beliau bisa menghampiri orang yang bersin dan mendoakannya, “YarhamukaLlaah.. Semoga Allah merahmatimu”. Maka orang itupun membalas sambil tersenyum, “YahdikumuLlaahu wa yushlihu baalakum.. Semoga Allah menunjuki dan membaikkan kesudahan segala urusanmu.” Ketika mereka, para penumpang perahu seperjalanan Imam Abu Dawud tertidur, tetiba semuanya mendengar dalam mimpinya ada yang berkata, “Wahai para penumpang perahu, sesungguhnya Abu Dawud telah membeli surga dari Allah dengan satu dirham.” Mereka pun saling menceritakannya satu sama lain.
000455 | 2X0.01 SAL s c.1 | My Library | Tersedia |
000459 | 2X0.01 SAL s c.2 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain